Skip to content
GKJ JENAWI

GKJ JENAWI

Nats Alkitab GKJ Jenawi
Primary Menu
  • BERANDA
  • TENTANG
    • SEJARAH
    • PEDOMAN GEREJA
    • GKJ JENAWI
    • PEPANTHAN SELOROMO
    • PEPANTHAN JAMBON
    • PEPANTHAN BALONG
    • PEPANTHAN SUMBERSARI
    • KEMAJELISAN
  • KOMISI
    • KOMISI ANAK
    • KOMISI PEMUDA REMAJA
    • KOMISI PEMUDA DEWASA
    • KOMISI ADIYUSWA
    • KOMISI PANGRUKTI LAYA
    • KOMISI DIAKONIA
    • KOMISI IBADAH
    • KOMISI DIGITAL
  • PELAYANAN
    • PERSEKUTUAN WANITA
    • PERSEKUTUAN DOA
    • PEDALAMAN ALKITAB
    • KEBAKTIAN KEBANGUNAN ROHANI
  • FORMULIR
  • APLIKASI SABDA
    • ALKITAB SABDA
    • AUDIO SABDA
    • KARAOKE ALKITAB
    • KIDUNG SABDA
  • MATERI
    • PENDALAMAN ALKITAB
    • KHOTBAH
    • RENUNGAN
    • KURIKULUM ANAK
    • KURIKULUM REMAJA
  • SEKRETARIAT
GKJ Jenawi Channel
  • Home
  • Kemerdekaan yang Menumbuhkan Kasih

Kemerdekaan yang Menumbuhkan Kasih

Tim Renungan GKJ Jenawi 13 Agustus 2025
Renungan Harian Agustus - (13)

Nats diambil dari Roma 8:1–2 (TB):

“Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus. Roh, yang memberi hidup telah memerdekakan kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan hukum maut.”

Kemerdekaan yang Menumbuhkan Kasih

Kemerdekaan itu bukan cuma soal lepas dari penjajahan fisik, tapi juga soal bebas dari hukuman rohani. Di desa, kita sering dengar cerita tentang masa penjajahan dulu—bagaimana kakek-nenek kita harus sembunyi di hutan, makan seadanya, dan tetap berdoa supaya Indonesia bisa merdeka. Tapi sekarang, setelah puluhan tahun merdeka, kita perlu bertanya: apakah kita juga sudah merdeka secara rohani? Atau kita masih hidup dalam rasa bersalah, ketakutan, dan dosa yang terus menghantui?

Ayat dari Roma ini luar biasa. Paulus bilang, “tidak ada penghukuman” bagi mereka yang ada di dalam Kristus. Artinya, kita udah bebas! Bebas dari rasa takut akan hukuman, bebas dari belenggu dosa, dan bebas untuk hidup dalam kasih. Di desa, ini bisa jadi kabar baik buat banyak orang yang merasa hidupnya nggak berarti, atau yang terus dihantui masa lalu. Tuhan bilang: kamu udah dimerdekakan. Sekarang saatnya hidup dengan penuh sukacita dan kasih.

Ilustrasinya begini: ada seorang ibu di desa yang dulu pernah merasa gagal karena nggak bisa nyekolahin anaknya tinggi-tinggi. Tapi setelah ikut ibadah dan belajar Firman Tuhan, dia sadar bahwa kasih Tuhan nggak diukur dari prestasi dunia. Dia mulai aktif di pelayanan, ngajak anak-anak muda buat belajar Alkitab, dan jadi berkat buat banyak orang. Dia udah merdeka dari rasa bersalah, dan sekarang hidupnya penuh kasih.

Kemerdekaan rohani itu harus berdampak nyata. Di desa, kita bisa lihat lewat cara kita memperlakukan orang lain: apakah kita masih suka menghakimi, atau kita udah belajar mengasihi? Apakah kita masih menyimpan dendam, atau kita udah belajar mengampuni? Kemerdekaan dalam Kristus bukan cuma buat diri sendiri, tapi buat membangun komunitas yang penuh kasih dan pengertian.

Saat kita rayakan 17 Agustus dengan lomba, syukuran, dan upacara, mari kita juga rayakan kemerdekaan rohani kita. Kita udah nggak hidup di bawah hukum dosa dan maut. Kita hidup dalam Roh yang memberi hidup. Maka, mari kita jadi pribadi yang membangun, bukan meruntuhkan. Jadi warga desa yang membawa damai, bukan konflik. Jadi orang percaya yang menyebar kasih, bukan kebencian.

Kemerdekaan Indonesia diraih dengan darah dan air mata. Kemerdekaan rohani kita diraih dengan darah Kristus. Jangan sia-siakan itu. Mari kita hidup sebagai orang merdeka yang menumbuhkan kasih di mana pun kita berada—terutama di desa kita yang penuh potensi dan harapan.

image_pdfimage_print

About the Author

Tim Renungan GKJ Jenawi

Editor

Visit Website View All Posts
Berbagilah

Post navigation

Previous: Perbaikan Jalan Menuju Pepanthan Jambon
Next: Kemerdekaan yang Menyembuhkan

BERITA TERKAIT

Renungan Harian Agustus - (17)

Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju

Tim Renungan GKJ Jenawi 17 Agustus 2025
Renungan Harian Agustus - (16)

Kemerdekaan yang Menumbuhkan Terang

Tim Renungan GKJ Jenawi 16 Agustus 2025
Renungan Harian Agustus - (15)

Kasih dan Kesetiaan

Tim Renungan GKJ Jenawi 15 Agustus 2025
Pendeta GKJ Jenawi
Jadwal Ibadah GKJ Jenawi
9

KHOTBAH JANGKEP SEPTEMBER 2025

Komisi Digital 16 Agustus 2025
8

KHOTBAH JANGKEP AGUSTUS 2025

Komisi Digital 10 Juli 2025
7

KHOTBAH JANGKEP JULI 2025

Komisi Digital 16 Juni 2025
5

KHOTBAH JANGKEP JUNI 2025

Komisi Digital 10 Mei 2025
5

KHOTBAH JANGKEP MEI 2025

Komisi Digital 24 April 2025
Unduhan Aplikasi Android GKJ Jenawi

Anda jangan melewatkannya

Renungan Harian Agustus - (17)

Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju

Tim Renungan GKJ Jenawi 17 Agustus 2025
PENDALAMAN ALKITAB-9

Berjuang Memulihkan Pembebasan

Pdt. Emanuel Suseno Aji, S.Th. 17 Agustus 2025
Web Informasi 1350 X 900 (30 x 20 cm) (1)

Dirgahayu Republik Indonesia

Admin GKJ Jenawi 17 Agustus 2025
9

KHOTBAH JANGKEP SEPTEMBER 2025

Komisi Digital 16 Agustus 2025
PETA LOKASI GKJ JENAWI

PERSEMBAHAN

Persembahan Gereja

BRI

GEREJA KRISTEN JAWA JENAWI

669701026687530

Login Pengguna Komisi Digital
GKJ Jenawi Protection Status
  • BERANDA
  • TENTANG
  • KOMISI
  • PELAYANAN
  • FORMULIR
  • APLIKASI SABDA
  • MATERI
  • SEKRETARIAT
Copyright © Gereja Kristen Jawa Jenawi | MoreNews by AF themes.