
📖 Ayat Pokok (Kolose 2:6–7)
“Kamu telah menerima Kristus Yesus, Tuhan kita. Karena itu hendaklah hidupmu tetap di dalam Dia. Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman, dan hendaklah kamu melimpah dalam syukur.”
📜 Penjelasan Konteks Alkitab
Surat Kolose ditulis oleh Rasul Paulus kepada jemaat di Kolose yang sedang menghadapi ajaran-ajaran sesat. Paulus menegaskan bahwa Kristus adalah pusat kehidupan rohani, dan umat harus berakar dalam Dia agar tidak mudah digoyahkan oleh pengaruh luar. Ia menggunakan gambaran pertumbuhan—berakar, dibangun, bertambah teguh—untuk menunjukkan proses iman yang sehat dan kokoh.
đź’ˇ Inti Renungan / Refleksi
Iman bukan sesuatu yang instan. Ia seperti tanaman: perlu ditanam, dirawat, dan diberi waktu untuk bertumbuh. Paulus mengajak kita untuk berakar dalam Kristus—artinya hidup kita harus bersumber dari firman-Nya, bukan dari tradisi kosong atau ajaran yang menyesatkan.
Ketika kita berakar dalam firman, kita akan bertumbuh dalam iman dan menghasilkan buah: ketekunan, kasih, pengharapan, dan syukur. Tanpa akar yang kuat, iman mudah layu saat diterpa masalah.
🌾 Aplikasi dalam Hidup (Konteks Pedesaan)
Sebagai petani, pekebun, dan peternak, kita sangat akrab dengan proses pertumbuhan:
- Benih yang baik harus ditanam di tanah yang subur—begitu juga firman Tuhan harus ditanam dalam hati yang terbuka.
- Akar yang kuat membuat tanaman tahan terhadap angin dan kekeringan—begitu juga iman yang berakar dalam firman membuat kita tahan terhadap cobaan.
- Pertumbuhan butuh waktu dan perawatan—begitu juga iman perlu doa, pembacaan Alkitab, dan persekutuan.
Di ladang, kita belajar bahwa hasil tidak datang dalam semalam. Begitu juga dalam hidup rohani, kita perlu sabar dan setia agar iman kita bertumbuh dan berbuah.
🙏 Doa Penutup
Tuhan Yesus, kami rindu hidup kami berakar dalam Engkau. Ajar kami untuk menanam firman-Mu dalam hati kami, merawatnya dengan doa dan ketaatan, dan bertumbuh dalam iman yang teguh. Di tengah ladang kehidupan ini, jadikan kami pohon yang kuat dan berbuah. Terima kasih atas penyertaan-Mu yang setia. Dalam nama-Mu kami berdoa. Amin.