Skip to content
GKJ JENAWI

GKJ JENAWI

Nats Alkitab GKJ Jenawi
Primary Menu
  • BERANDA
  • TENTANG
    • SEJARAH
    • PEDOMAN GEREJA
    • GKJ JENAWI
    • PEPANTHAN SELOROMO
    • PEPANTHAN JAMBON
    • PEPANTHAN BALONG
    • PEPANTHAN SUMBERSARI
    • KEMAJELISAN
  • KOMISI
    • KOMISI ANAK
    • KOMISI PEMUDA REMAJA
    • KOMISI PEMUDA DEWASA
    • KOMISI ADIYUSWA
    • KOMISI PANGRUKTI LAYA
    • KOMISI DIAKONIA
    • KOMISI IBADAH
    • KOMISI DIGITAL
  • PELAYANAN
    • PERSEKUTUAN WANITA
    • PERSEKUTUAN DOA
    • PEDALAMAN ALKITAB
    • KEBAKTIAN KEBANGUNAN ROHANI
  • FORMULIR
  • APLIKASI SABDA
    • ALKITAB SABDA
    • AUDIO SABDA
    • KARAOKE ALKITAB
    • KIDUNG SABDA
  • MATERI
    • PENDALAMAN ALKITAB
    • KHOTBAH
    • RENUNGAN
    • KURIKULUM ANAK
    • KURIKULUM REMAJA
  • SEKRETARIAT
GKJ Jenawi Channel
  • Home
  • Kasih yang Mengenal dan Dikenal

Kasih yang Mengenal dan Dikenal

Pak Yoga 30 April 2025
Renungan Harian Edisi April 2025 - 30

Yohanes 13:31-35
“Sesudah Yudas pergi, berkatalah Yesus: ‘Sekarang Anak Manusia dipermuliakan dan Allah dipermuliakan di dalam Dia. Jikalau Allah dipermuliakan di dalam Dia, Allah akan mempermuliakan Dia juga di dalam diri-Nya, dan akan mempermuliakan Dia dengan segera. Hai anak-anak-Ku, hanya seketika saja lagi Aku ada bersama kamu. Kamu akan mencari Aku, dan seperti yang telah Kukatakan kepada orang-orang Yahudi: Ke tempat Aku pergi, tidak mungkin kamu datang, demikian pula Aku mengatakannya sekarang juga kepada kamu. Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi. Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi.”

Dalam perikop ini, Yesus memberikan perintah baru kepada murid-murid-Nya: “supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi.” (Yohanes 13:34). Perintah ini diberikan dalam konteks perjamuan terakhir, sesaat sebelum Yesus menghadapi penderitaan dan kematian-Nya. Kasih yang diajarkan Yesus bukan sekadar emosi atau perasaan, tetapi sebuah tindakan nyata yang mencerminkan karakter Allah.

Renungan:

  1. Kasih sebagai Kemuliaan Yesus dan Allah
    Yesus menyatakan bahwa saatnya telah tiba bagi Anak Manusia untuk dimuliakan, dan Allah dimuliakan di dalam Dia (Yohanes 13:31-32). Kemuliaan ini bukanlah kemuliaan duniawi, tetapi kemuliaan melalui pengorbanan-Nya di kayu salib. Kasih sejati selalu melibatkan pengorbanan, sebagaimana Yesus mengorbankan diri-Nya demi keselamatan manusia.
  2. Kasih sebagai Identitas Murid Kristus
    Yesus menegaskan bahwa kasih adalah tanda pengenal murid-murid-Nya: “Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi.” (Yohanes 13:35). Kasih yang Yesus ajarkan bukan hanya kepada orang-orang yang menyenangkan kita, tetapi juga kepada mereka yang sulit dikasihi. Kasih ini adalah kasih yang aktif, yang mengutamakan kepentingan orang lain di atas kepentingan diri sendiri.
  3. Kasih yang Menyatukan Gereja
    Dalam kehidupan gereja, sering kali terjadi perbedaan pendapat dan konflik. Namun, Yesus mengajarkan bahwa kasih harus menjadi dasar dari setiap hubungan antar sesama orang percaya. Kasih yang sejati tidak mencari keuntungan pribadi, tetapi membangun dan menguatkan tubuh Kristus.

Kesimpulan:
Renungan ini mengingatkan kita bahwa kasih bukan sekadar kata-kata, tetapi tindakan nyata yang mencerminkan karakter Kristus. Sebagai murid-murid-Nya, kita dipanggil untuk hidup dalam kasih yang tulus, yang memuliakan Allah dan menjadi kesaksian bagi dunia.

Doa:
Tuhan Yesus, ajarilah kami untuk mengasihi seperti Engkau telah mengasihi kami. Biarlah kasih-Mu menjadi nyata dalam hidup kami, sehingga dunia melihat bahwa kami adalah murid-Mu. Amin.

image_pdfimage_print

About the Author

Pak Yoga

Editor

Tim Renungan GKJ Jenawi

View All Posts
Berbagilah

Post navigation

Previous: Bertumbuh Dalam Iman
Next: SELAMAT HARI BURUH SEDUNIA

BERITA TERKAIT

Renungan Harian Agustus - (17)

Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju

Tim Renungan GKJ Jenawi 17 Agustus 2025
Renungan Harian Agustus - (16)

Kemerdekaan yang Menumbuhkan Terang

Tim Renungan GKJ Jenawi 16 Agustus 2025
Renungan Harian Agustus - (15)

Kasih dan Kesetiaan

Tim Renungan GKJ Jenawi 15 Agustus 2025
Pendeta GKJ Jenawi
Jadwal Ibadah GKJ Jenawi
9

KHOTBAH JANGKEP SEPTEMBER 2025

Komisi Digital 16 Agustus 2025
8

KHOTBAH JANGKEP AGUSTUS 2025

Komisi Digital 10 Juli 2025
7

KHOTBAH JANGKEP JULI 2025

Komisi Digital 16 Juni 2025
5

KHOTBAH JANGKEP JUNI 2025

Komisi Digital 10 Mei 2025
5

KHOTBAH JANGKEP MEI 2025

Komisi Digital 24 April 2025
Unduhan Aplikasi Android GKJ Jenawi

Anda jangan melewatkannya

Renungan Harian Agustus - (17)

Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju

Tim Renungan GKJ Jenawi 17 Agustus 2025
PENDALAMAN ALKITAB-9

Berjuang Memulihkan Pembebasan

Pdt. Emanuel Suseno Aji, S.Th. 17 Agustus 2025
Web Informasi 1350 X 900 (30 x 20 cm) (1)

Dirgahayu Republik Indonesia

Admin GKJ Jenawi 17 Agustus 2025
9

KHOTBAH JANGKEP SEPTEMBER 2025

Komisi Digital 16 Agustus 2025
PETA LOKASI GKJ JENAWI

PERSEMBAHAN

Persembahan Gereja

BRI

GEREJA KRISTEN JAWA JENAWI

669701026687530

Login Pengguna Komisi Digital
GKJ Jenawi Protection Status
  • BERANDA
  • TENTANG
  • KOMISI
  • PELAYANAN
  • FORMULIR
  • APLIKASI SABDA
  • MATERI
  • SEKRETARIAT
Copyright © Gereja Kristen Jawa Jenawi | MoreNews by AF themes.